Dari : Situs Alfi

Senin, 02 Maret 2015

PUISI CINTA ANAK TKJ

Kamu datang disaat aku sedang Shut Down, Hybernate dan Standby Saat kubuka Windows kamarku di pagi hari, aku melihat Screensaver wajahmu di awan. Wajahmu cantik, bagaikan di edit dengan Photoshop, Photoscape atau aplikasi grafis lainnya Tak pernah mataku buffer memandangmu... kulitmu Lembut bagaikan kulit Apple terus menari di Opera dalam pikiranku.. Kamulah My Dreamweaver ku Kamulah Oracle... Kamu selalu Online di hatiku saat yang lain offline. Saat baru Booting ku selalu mendoakanmu
Aku adalah Spyware mu Aku mencari tahu Favorites dan History mu Aku melakukkan checkdisk dan diskclean up untukmu... Kadang RAM-ku tak cukup kuat memikirkanmu, kadang kau membuatku hang dan crashed, Hardware ku selalu panas... Kau adalah virus firstlove.exe yang menyerang ke seluruh tubuhku Avira,AVG, Smadav ataupun antivirus terhebat sekalpun pun tak bisa me remove mu... Kadang ku mau Format, bahkan install ulang diriku agar aku bisa me remove mu dari hardisk ku karena ku tak bisa uninstall ataupun delete kau. karena kau sudah di Write-Protected di hatiku... Dan data datamu sudah aku Back-up di otakku..
Maaf selama ini aku tak bisa directX mengungkapkan perasaanku padamu aku tak bisa command prompt diriku.. sebagai gantinya, selama ini aku hanya mengirim spam saja padamu atau hanya sinyal lewat wireless.. karena jadwal maintenance ku. Aku tak bisa menekan CTRL+alt+Delete... Karena Task manager has been disabled by administrator Tapi kenapa jika kita bertemu aku selalu Not Responding... Dengan melihatmu pikiranku langsung Ubuntu... Padahal bahasa pemrograman kita sama, Bahasa Java...
Tolong jangan Close this Program Karena if you close this program you might lose information Aku mohon Wait until this Program Responding. Allow access this Program Atau Turn off Firewall mu.
Hatiku ini Open Sources... Aku ingin Upload hatiku untukmu dan Download hatimu untukku Aku yakin suatu saat nanti kita akan menjadi suatu Embedded System.. Dan kita bisa Plug and Play... Aku berjanji tak akan mempartisi Disk ku untuk yang lain. Aku ingin diriku ini kau Bookmark Dan kau jadikan My Favorites... Di Server ini....
Cowo : “bapak kamu jual cd-room ya ?” Cewe : “koq tau ??” Cowo : “iya, karna kau telah memutarkan hatiku agar bisa terbaca oleh optic cintamu” Cewe : “ah so sweet” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “kamu tuh seperti modem ya” Cewe : “emang kenapa ?” Cowo : “soalnya kamu telah menconnect’kan hatiku untuk terhubung ke browser cintamu ” Cewe : “haha, apa bae dah” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “bapak kamu jualan harddisk ya ?” Cewe : “koq tau lagi sih ??” Cowo : “iya, soalnya kamu telah menyimpan hatiku di kapasitas cintamu secara permanent, bukan sementara” Cewe : “oh iya ya, untung bukan jualan RAM (penyimpan data sementara)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “bapak kamu pasti jual power supply ya ?” Cewe : “hmm, iya emang kenapa ?” Cowo : “soalnya kamu telah merubah arus benci menjadi arus cinta di dalam hatiku” Cewe : “owh bisa-bisa, (kan harus’a merubah arus AC ke DC ya ??) haha” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “kalau aku jadi CPU, kamu mau jadi apanya ?” Cewe : “hmm, jadi tombol powernya aja deh” Cowo : “loh, kenapa ?” Cewe : “ya agar kamu tidak bisa hidup tanpa aku” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “boleh pinjam keyboardnya gak ?” Cewe : “buat apa ?” Cowo : “buat meng’input hatiku kedalam hatimu” Cewe : “owh boleh koq, dengan senang hati” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “kamu tau macam-macam monitor gak ?” Cewe : “tau, CRT dan LCD” Cowo : “trus tau singkatannya gak ??” Cewe : “hmm, lupa, emang apa ?” Cowo : “CRT itu Cintaku Rapuh Tanpamu, kalo LCD itu Lokasi Cintaku Dihatimu” Cewe : “aduh, bisa aja” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “boleh pinjam tang crimping’nya gak ?” Cewe : “buat apa ?” Cowo : “buat mengunci hatiku yang telah terisi oleh cintamu” Cewe : “jiah, gubrakk” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “kamu tau slot AGP kan ? trus kamu tau gak singkatan AGP itu apa ? Cewe : “hmm gk tau, emang apaan ?” Cowo : “AGP itu Aku Gila Padamu” Cewe : “jiah, masa gila, haha (orang gilaaa, orang gilaaa)” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “boleh pinjam kabel LAN’nya gak ?” Cewe : “buat apa ?” Cowo : “buat menghubungkan hatiku ke hatimu” Cewe : “gubrakk” ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Cowo : “Kamu itu seperti kipas processor ya” Cewe : “ah masa sih, emang knp ?” Cowo : “ya, soal’nya kamu tuh selalu menyejukkan hatiku disaat hatiku sedang memanas” Cewe : “cie elah” ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
CERITA ANAK TKJ ( O'ON DIKIT :p ) Dulu aku sering banget jadi cewek HTML karena hampir semua cowok itu PHP doang ke aku. Sampe akhirnya aku memutuskan untuk jadi CSS. Tapi entah kenapa aku gak bisa ngelupain dia dan aku ingin BLOGGER karena aku takut jadi JOOMLA. Aku baru sadar sekarang kenapa cuma cowok PHP yang deket sama aku, ternyata aku ini CMS yang membuat antara aku dan cowok itu selalu berstatus TKJ. Aku pasrah tapi tak bisa ku pungkiri kalau aku TKJ GALAU  Ini tugas web ku, apa tugas web mu? :D Ket: PHP = PEMBERI HARAPAN PALSU CMS = CINTA MATERI SELAMANYA ;) CSS = CUMA SEKEDAR SUKA HTML = HARAPAN TANPA MAKSUD LAIN BLOGGER = BERHARAP LO GUE EVER :D JOOMLA = JOMBLO LASUT :s TKJ = TAK KUNJUNG JADIAN TKJ GALAU = TANPA KAMU JADI GALAU
(Heart Atack)
.
.
Suatu malam, Kyungsoo bermimpi.
Berdiri di antara petak-petak rel kereta api, membiarkan sol sepatunya bergesek langsung dengan batu kerikil yang tak terhitung jumlahnya. Kedua lengan terlentang, tubuh berdiri tegak, hingga keseimbangan tubuhnya sesuai dengan gravitasi bumi. Kyungsoo bisa merasakan tubuhnya terbakar, karena sinar matahari—tentunya. Yang menggantung tepat di atas kepalanya.
Lalu, jauh di depan dari pijakannya sendiri, Kim Jongin berdiri jauh—sangat jauh—darinya, tetapi Kyungsoo tetap bisa melihatnya. Meski nyaris setitik kecil bagai bayang-bayang.
Kyungsoo tersenyum, kakinya hampir bergerak untuk menyusul Jongin begitu satu kilasan cepat memenuhi penglihatannya. Membuatnya terbelalak.
Kim Jongin, bagaimana ketika tubuh tingginya terhantam benda yang keras; berbahan besi. Bunyi bising dan mengeluarkan asap tebal merusak ozon. Sampai ia melihat Jongin terlempar, terpelanting, terhempas, tergilas, dan berputar dalam irama acak yang bergesekan dengan roda-roda besar. Berselisih dengan besi rel-relnya.
Kyungsoo merasakan sesak di dadanya. Ia tak bisa berteriak. Ia tak bisa bernapas.
.
.
—soo hyung! Hyung!”
Jongin panik, kedua lengan dengan refleks menarik bahu Kyungsoo dan membantu tubuh menggigil itu mengambil posisi duduk—refleks. Terbangun dalam satu sentakan cepat dan nyaris menjatuhkannya. Satu tangannya mencengkram pergelangan tangan kanan Kyungsoo—begitu kecil dan kurus dalam genggaman Jongin—sambil mencoba untuk menenangkan. Kyungsoo menolak sentuhannya beberapa detik yang lalu.
Hyung, ini aku!” bentak Jongin tidak sabar, kali ini kesepuluh jemarinya merayap di kedua pipi Kyungsoo. Mengangkupnya hangat. “Tidak apa-apa, itu hanya mimpi buruk.”
Usahanya membuahkan hasil, Kyungsoo berhenti berontak. Sepasang mata bulatnya menatap Jongin lekat. Entah karena berusaha menyesuaikan cahaya yang masuk, entah karena memastikan bahwa sosok di depannya ini adalah seorang Kim Jongin. Yang jelas, sepasang mata bulat Kyungsoo semakin melebar bahkan seperti mau keluar.
“Jo—ngin-ah,” Cicit Kyungsoo serak, sebagian nyawanya berhasil ia kumpulkan. Perlahan-lahan realita memenuhi benaknya. “Kau benar-benar—maksudku—Kim Jongin?”
Jongin tertawa renyah, geli mendengar pertanyaan polos yang Kyungsoo lontarkan. Jam sudah menunjukan waktu dini hari, untung saja para member lain sudah tertidur lelap—semoga saja. Jongin tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi seandainya semua tahu jika Kyungsoo mengalami mimpi buruk. Bisa-bisa dorm berisik dengan berbagai pertanyaan retoris.
Jongin menarik napas lega, dalam hati beruntung karena ia yang menemukan Kyungsoo di sofa ruang tengah, sedang terlelap meski siaran televisi tetap menyala.
“Ini aku, Hyung,” sahut Jongin pelan, mengambil tempat duduk di samping kanan Kyungsoo. “Hyung lihat? Ini aku.” Ulangnya dengan sabar, tidak lupa segaris senyum tipis tersungging di wajahnya.
Ya, Kyungsoo bisa melihatnya dengan jelas sekarang. Itu Kim Jongin. Dongsaeng yang baru saja menariknya dari alam mimpi buruk. Membangunkannya dari ketakutan. Demi Tuhan, Kyungsoo benar-benar bersyukur yang tadi itu hanya delusi semata.
Gwenchana?” tanya Jongin, cemas.
Kyungsoo menarik napas berat, mengembuskannya kasar lalu menutupi wajah dengan kedua tangan sejenak. Mengusap keringat dingin yang sempat mampir di pelipisnya. Gila. Ini semua benar-benar membuatnya gila.
Hyung—”
“Aku baik-baik saja,” kilah Kyungsoo kemudian, memaksakan seulas senyum. “Maaf, sepertinya aku membangunkanmu.”
Jongin menggeleng. “Tidak, kebetulan saja aku terbangun,” ia memberanikan satu tangannya menyentuh bahu Kyungsoo. Menarik tubuh mungil itu ke dalam dekapannya. Jemari-jemarinya tidak tinggal diam, mengusap punggung Kyungsoo dengan gerakan menenangkan. Berharap rasa takut yang dirasakan Hyung kecilnya ini berkurang secara pelan-pelan. Mengirimkan rasa nyaman diam-diam.
Dan Kyungsoo tak menolak. Membenamkan wajahnya tanpa sadar di dada Jongin.
“Sepertinya aku dibiarkan terbangun untuk membangunkan Hyung dari mimpi buruk,” lanjut Jongin sambil tertawa kecil, “kalau saja aku tidak terbangun karena merasa haus—”
Merasa tak ada respon dari sosok di sebelahnya, Jongin menoleh. Terkejut begitu Kyungsoo kini sudah kembali terlelap. Seperti anak kecil, dengan mata terpejam tenang dan raut wajah yang damai. Tanpa kerutan atau mata ketakutannya. Napasnya stabil, tidak seperti terengah-engah ketika Jongin membangunkannya.
Aigoo, Hyung,” Jongin menggelengkan kepala tidak percaya, gemas memandang wajah polos Kyungsoo di dekatnya. Ia ingin menggigitnya sekarang juga. “Cepat sekali tertidurnya.”
Jongin membawa tangannya yang bebas untuk mengusap poni jatuh yang menutupi paras Kyungsoo. Mengusap puncak kepalanya sayang, lalu memainkan ujung-ujung jemarinya di sekitar kening, turun hingga lekuk hidung, dan berhenti tepat di belahan bibirnya. Mendiamkan jari telunjuknya di sana sejenak, setelah itu menariknya kembali.
“Selamat tidur, Hyung. Kau tidak akan bermimpi buruk lagi. Aku janji.”
Malam itu Jongin menutupnya dengan satu kecupan singkat di dahi Kyungsoo.

Story 1 : Completed

A/N : Haloo, ceritanya ini mau dijadiin kumpulan ficlet dengan pairing Everyone x Kyungsoo XDD Hehehe~ jadi cerita pembuka diawali sama Kaisoo dulu *wink*
Terima kasih sudah membaca~~